Tanpa
basa-basi sekarang gue akan bercerita kekalian tentang sesuatu yang nyata,
tanpa rekayasa sedikitpun.
Okeh
kita flashback dulu kebelakang ^^ Kisah ini
terjadi saat gue baru memasuki usia Remaja (13-16 tahun yang lalu). bermula disaat
gue diterima disebuah sekolah menengah pertama negeri di Banjarmasin, disaat
rasa, gelora, pencarian jati diri bergejolak, disaat semuanya bermula, Iya
cinta pertama, cinta pertama yang membawa senyum, luka, sakit dan kebahagiaan
secara bersamaan kalian pasti tahukan
apa itu cinta pertama? Cinta pertama adalah dimana sebuah rasa yang muncul
tanpa disadari dan kita rela melakukan apapun untuk orang yang kita sukai
tersebut, bahkan menjadi konyol sekalipun agar dia tersenyum, waktu gue SD
dulu, gue ga tau apa itu cinta, yang gue tau cuman bermain dan bermain, tapi
semua berubah saat Negara api menyerang, hha bercanda ringan^^, semua berubah
ketika masa remaja gue datang, gue jadi tau bagaimana menyukai seseorang,
dimana saat itu gue selalu ingin melihat wajah dia, selalu ingin bertemu,
selalu memperhatikan apa yang dia lakukan, dan akhirnya gue pun terjebak dengan
yang namanya “cinta dalam hati”, kalau sekarang yang gue tahu kata-kata
populernya kalau gak salah cinta diam-diam.
Oh
ya pertemuan pertama gue dengan dia (“sebut saja anggrek”) cinta pertama, terjadi ketika kami berdua,
berada dalam satu angkutan umum yang sama, sedang menuju ke sekolah gue yang
baru, dalam perjalan, gue dan anggrek tidak saling menyapa satu sama lain
karena gue gak tau kalau si anggrek juga berada disatu sekolah yang sama dengan gue,
saat pertama kali gue melihat anggrek, entah kenapa perasaan yang aneh muncul
dalam diri gue, wajahnya yang manis, imut, cantik itu yang membuat gue jatuh
hati dengan anggrek, walaupun gue belum mengenalnya, karena gue dulu gak tau
apa itu cinta gue Cuma membiarkan perasaan itu tertanam didalam diri, seiring
berjalannya waktupun akhirnya gue tau bahwa anggrek masuk sekolah yang sama
dengan gue, pertemuan gue dan anggrek pun sering terjadi walaupun tidak berada
dalam satu ruangan kelas yang sama, percakapan pertama yang terjadi antara gue
dan anggrek terjadi ketika kami mengikuti satu kegiatan ekstrakulikuler yang
sama, karena dulu gue suka sama kegiatan sosial, maka gue pun mengikuti kegiatan sosial
tersebut, disaat yang bersamaan entah takdir atau apa ketika gue naik angkutan
umum untuk menuju ketempat latihan yang sudah diberitahukan sebelumnya, tanpa
disengaja gue bertemu lagi dengan anggrek, disaat itulah gue memberanikan diri
untuk berkenalan dengan anggrek, awal mula gue membuka percakapan :
Gue
: hey, ikut PMR juga ya ?
Anggrek
: iya, kok tau, kalau gak kita ada disatu sekolah yang samakan?
Gue
: iya ( dalam hati gue bicara kok dia tau gue satu sekolah yang sama dengan dia
entah dia pernah liat gue sebelumnya disekolah tapi gue senang dapat berbicara
dengan dia waktu itu)
Sepanjang
perjalana tanpa disadari gue dapat berbicara banyak dengan dia pada waktu itu,
berhubung angkot yang gue tumpangin cuman sampai perempatan menuju sekolah gue,
akhirnya kamipun bersama menuju kesekolah dengan jalan kaki, jarak perempatan
dengan sekolah gue lumayanlah, lumayan bikin kaki pegel >.< saat pertama
kali gue mengikuti kegiatan PMR pada waktu itu pembicaraan kami hanya sebatas
menuju kesekolah, sesampainya disekolah(tempat latihan) kami tidak terlalu
banyak bicara, karena terpisah, mempunyai teman masing-masing dalam kegiatan tersebut,
oh ya Rumah anggrek berjarak lebih jauh
dari rumah gue mungkin karena itu gue dulu sering bertemu saat perjalan
kesekolah, sekian dulu ya apa kabar cinta pertamanya, tunggu aja nanti ada lagi
kelajutan ceritanya, terima kasih sudah
berkunjung ^^

